Tidak Senafas Kata


Maaf~

Aku di daksina dan kau di paksina

Kau memilih menjadi Sang Pawaka dan aku memilih menjadi Sang Pawana

Nyata kita sudah berbeza.

Lalu..

Mengapa membiarkan kompas menari-nari mencari aku?

Biarkan aku meligas-ligas bebas atas pilihanku dan aku biarkan kau menjulang-julang dengan caramu.

Benar,

Kita melihat bulan yang sama tetapi ingatlah bulan tidak melihat kita dengan wajah yang sama. Lagi…

 

 

 

Kau mengerti?

 

Ini bahasa alam yang kau ciptakan padaku dalam diammu dahulu.