Resepi Sederhana Mengawetkan Cinta


Katamu,

Buatku cemburu dengan puisi kekasih puisimu, Aan Mansyur.”

Saya tersenyum dan membacakan sebuah sajaknya yang sentiasa bermain-main di fikiran.

 

Aan Mansyur – Resep Sederhana Mengawetkan Cinta

 

Jika Anda mendengar atau membaca

kalimat sederhana entah dari siapa

entah di mana, catat atau ingatlah satu

atau dua kata dari kalimat tersebut.

 

Kemudian masukkan kata-kata itu

ke dalam sebuah puisi sederhana.

Tak perlu memaksa diri menulis puisi

yang, katakanlah, terlalu berbunga-bunga.

 

Di bawah judul, tuliskan nama pasangan Anda.

Atau jadikanlah namanya sebagai judul puisi

—bisa menambah kata ‘untuk’ atau ‘buat’

di depannya. Ingat, panggilan sayangnya saja!

 

Sebaiknya saya ceritakan bagaimana

saya menggunakan resep sederhana ini.

 

Saat bulan madu, kami menonton film,

saya mendengar kalimat diucapkan seorang

dalam satu adegan di tengah-tengah film itu.

 

Sekarang saatnya mengatakan selamat tinggal!

 

Dengan kata-kata sederhana, saya lalu menulis

sebuah puisi pendek di kamar untuk istri saya.

 

Selamat Tinggal judulnya. Saya tulis namanya

di bawah kata dari film itu yang menjadi judul puisi.

 

Sungguh, Sayang, saya beruntung menemukan

seseorang yang kepadanya mulutku sangat

sangat sangat berat buat mengatakan satu

kalimat-dua-kata: selamat tinggal!

 

Puisi itu saya tulis di balik foto pengantin kami.

 

Saya membacanya pertama kali di meja makan,

saat sarapan keesokan harinya. Selanjutnya dia

selalu meminta saya membacanya ketika saya

sedang ditimpa kemarahan. Juga sebaliknya.

 

Kini, setelah lebih setengah abad sejak puisi itu

lahir, tak lama lagi salah seorang di antara kami

mungkin akan segera dimakamkan. Sungguh,

masing-masing kami betul-betul sangat berat

mengucap kalimat selamat tinggal, sangat berat

mengembalikan puisi itu ke kalimat awalnya,

kalimat dari film yang kami sudah lupa judulnya:

 

Sekarang saatnya mengatakan selamat tinggal!


 

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s