Sajak Kaca Jendela Tren di Majalah Pentas


Durasi masa antara menulis sajak Hujan Yang Mencintai Sebuah Pohon dan Kaca Jendela Tren adalah dalam lingkungan lima bulan. Kedua-dua ini antara sajak kegemaran saya. Ehem! Tidak salah, seseorang menyukai sajak yang ditulisnya sendiri bukan?

Kaca Jendela Tren telah menjadi sebuah lagu puisi yang ditulis oleh saudara Airmas. Terkemudian, sajak ini telah disiarkan dalam majalah Pentas. Saya ada menulis sedikit sebanyak kenang-kenangan semasa menulis sajak tersebut di sini.

Lagu daripada sajak ini, boleh didengar di http://airmas.blogspot.com/2011/06/kaca-jendela-tren.html


kaca jendela tren bergoyang, begitu juga kau

dan bayangmu berganti-ganti bersama

bangunan, tiang listik serta batang pohon

sepanjang laluan menemui kau di dada kota

Sajak penuhnya

Kaca Jendela Tren